Hai
apa kabar manusia urban?
ketika kakimu mulai melangkah
padahal fajar belum muncul
apa kabar?
ketika kau baru kembali
disaat langit tertutup jingga
apa kabar?
ketika manusia mulai menyemut
jalanan seperti tanpa ujung
apa kabar?
ketika langit malam menyapa
kau masih berkutat dengan kewajiban
apa kabar kakimu?
apa kabar jiwamu?
apa kabar hatimu?
masih baik-baik saja bukan?
jika kau mulai lelah berjuang
kembalilah, aku masih setia menunggu
kopi hangat dan ubu rebus selalu sedia di kursimu
apa kabar?
semoga daya juangmu
tak luntur karena dunia
tak pudar karena ego
tak surut karena kejamnya ibukota
Komentar
Posting Komentar