Langsung ke konten utama

Manusia Urban

 Hai 

apa kabar manusia urban?

ketika kakimu mulai melangkah

padahal fajar belum muncul


apa kabar?

ketika kau baru kembali

disaat langit tertutup jingga


apa kabar?

ketika manusia mulai menyemut

jalanan seperti tanpa ujung


apa kabar?

ketika langit malam menyapa

kau masih berkutat dengan kewajiban


apa kabar kakimu?

apa kabar jiwamu?

apa kabar hatimu?

masih baik-baik saja bukan?



jika kau mulai lelah berjuang

kembalilah, aku masih setia menunggu

kopi hangat dan ubu rebus selalu sedia di kursimu


apa kabar?

semoga daya juangmu

tak luntur karena dunia

tak pudar karena ego

tak surut karena kejamnya ibukota

Komentar